5 Tips Untuk Pria Ketika Potong Rambut

Published On June 15, 2015 | By Proman5Jam | Knowledge

Pernah menyesal setelah keluar dari barbershop? Potongan rambut tidak sesuai dengan yang diinginkan, karena nggak mengutarakan keinginan model rambutnya secara detail. Setelah itu hanya pasrah, ngedumel, atau melakukan hal-hal yang merugikan emosi lainnya.

Pada dasarnya tukang cukur atau barber juga manusia. Mereka bukan paranormal yang bisa mengerti isi hati pelanggannya ketika cukur rambut. Jadi jangan berharap hanya dengan mengeluarkan kalimat seperti “tipisin samping, ya” atau “pendekin aja sedikit” terus hasilnya bakalan bagus. Hal itu bukanlah sebuah solusi instan.

Jika ingin mendapatkan hasil yang sempurna, ubahlah cara berkomunikasi kepada sang barber atau tukang cukur. Bingung caranya? Berikut ada 5 tips ketika potong rambut.

1. Mulailah Perbincangan Kecil
Barbershop adalah salah satu tempat untuk berinteraksi sosial. Bahkan, sejak ribuan tahun yang lalu tempat tersebut sudah menjadi salah satu tempat yang digemari untuk bertukar informasi, bercerita, atau interaksi lainnya. Jadi, buatlah perbincangan kecil dengan tukang cukur. Perbincangan tersebut dimaksudkan untuk mencairkan suasana. Tapi hindari perbincanganan yang membuat konsentrasi tukang cukur terganggu, seperti mengajaknya tertawa terbahak-bahak.

2. Deskripsikan Dengan Detil
Memulai proses cukur dengan kalimat “Kayak biasa aja ya” nggak akan banyak membantu. Biarpun sudah menjadi langganan, kebanyakan dari mereka akan lupa dengan gaya rambut terakhir pelanggannya. Apalagi sang barber termasuk kategori populer sehingga mempunyai banyak pelanggan. Dengan menyampaikan model rambut yang diinginkan secara detil, setidaknya tukang cukur punya sedikit gambaran apa yang pelanggan mau.

3. Bawa Contoh Gambar
Kalau dirasa dengan mendeskripsikan dengan detil masih kurang, cobalah untuk membawa contoh gambar model rambut yang diinginkan. Tunjukkan foto atau gambar model rambut, bisa diambil dari majalah, internet, atau media lainnya. Biasanya katalog yang mereka punya nggak terlalu update. Maka dengan membawa contoh gambar sendiri, pasti lebih aman. Buanglah rasa sungkan atau malu ketika melakukannya, percayalah hal ini sangat layak untuk dilakukan.

4. Fokus Mengamati Prosesnya
Hal yang juga penting ketika cukur rambut adalah amati setiap prosesnya. Disaat sang tukang cukur melakukan tugasnya, biasanya pelanggannya malah sibuk main gadget, baca majalah, atau banyak juga yang ketiduran. Jangan sungkan untuk sedikit berkomunikasi untuk mengarahkan tukang cukur disaat potongan mulai kruang sesuai dengan yang diinginkan. Ingatlah satu hal: dalam hal ini, lebih baik agak bawel daripada menyesal kemudian

5. Berilah Feedback
Mau puas atau nggak, tetap berikan feedback ke mereka. Kalau merasa nggak puas, cukup ucapkan terimakasih dan nggak perlu datang kesitu lagi. Tapi kalau merasa hasilnya memuaskan, berikan pujian ke tukang cukur atau jika perlu, berikan juga sedikit tip atau uang tambahan.

So, kalau belum menemukan tempat yang pas buat upgrade gaya rambut, teruslah bereksperimen dengan 5 tips potong rambut diatas. Disaat sudah menemukan tukang cukur atau barbershop yang cocok dan nyaman, pasti hasilnya akan jauh lebih memuaskan.

Like this Article? Share it!

About The Author

Pria yang penuh dengan antusiasme, Memiliki energi lebih untuk selalu melakukan petualangan baru yang penuh tantangan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *