6 Alasan Pria Tak Cukup Tidur

Published On February 18, 2018 | By Proman5Jam | Uncategorized

Pria begadang banyak dijumpai dengan berbagai alasan. Kerja pada shift malam, mendapat jatah lembur, insomnia, hingga alasan sedang menyetir lintas kota. Sebelum usia di pertengahan 20 tahun, mungkin seorang pria masih merasa gagah uantuk tetap beraktivitas di malam hari atau siang hari dengan sedikit waktu tidur. Tetapi setelah memasuki usia 30 tahun, mereka mulai memerhatikan jam tidur demi alasan kesehatan.
Tidur bukan hanya tentang kemewahan, tetapi penting untuk membiarkan tubuh memperbaiki dirinya sendiri. Kurang tidur telah terbukti mengakibatkan penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes tipe 2. Berikut ini adalah beberapa alasan masuk akal mengapa seseorang tak memiliki waktu yang cukup untuk tidur.

Jadwal Tidur Tidak Teratur 

Ini sudah sangat jamak. Baru beranjak ke tempat tidur pukul dua dini hari dan pergi lagi persis ketika matahari terbit. Kemudian pulang pukul sembilan malam. Hal ini cukup banyak dialami oleh pria Indonesia. Jelas memengaruhi kesehatan.

Kamar Tidur Terlalu Terang 

Tubuh seseorang melawan semua reseptor alami untuk menahan alarm yang mengharuskan segera tidur karena tubuh percaya memang masih harus terjaga. Maka seorang pria harus mulai mengatur untuk mematikan aneka perangkat elektronik pada jam tertentu di malam hari.

Pecinta Hewan Peliharaan 

Bagi seorang pemilik anjing atau kucing, tampaknya tidur bersama hewan kesayangan adalah hal yang biasa. Tapi ternyata bisa mengganggu tidur karena hewan-hewan itu biasa bangun di tengah malam hanya untuk menjilati atau terbangun dan mengusik majikannya.

Tertekan atau Cemas 

Seseorang yang sedang dalam keadaan cemas atau tertekan sangat sulit untuk bisa tidur dengan tenang. Bahkan sama sekali tidak bisa tidur. Tampaknya ini saat tepat untuk mengambil kelas meditasi atau yoga untuk meredakan kecemasan.

Mengalami Sleep Apnea 

Beberapa orang memiliki kondisi ketika saat tidur mendadak terbangun karena kesulitan bernapas. Ada gejala yang harus diamati seperti mulut kering atau sakit tenggorokan, dengkuran keras, penghentian bernafas saat tidur disaksikan oleh orang lain, sulit tidur, dan terbangun disertai sesak napas.

Tidak Cukup Melakukan Olahraga 

Olahraga, meski terlihat melelahkan. Memang seseorang menjadi berkeringat, tetapi hal ini justru memperlancar peredaran darah dan menjaga detak jantung menjadi stabil. Efeknya adalah tidur menjadi lebih berkualitas karena suhu tubuh terjaga sebelum, selama, dan setelah berolahraga. Ingin mendapatkan tenaga extra lama saat melakukan aktivitas olahraga? Dahului dengan menikmati Proman Energenesis yang dingin.

Bagaimana dengan para pembaca Proman5Jam? Apakah memiliki beberapa gejala di atas yang membuat Anda tak memiliki waktu yang cukup untuk tidur? Segeralah diperbaiki. Jika memiliki tips lain yang bermanfaat, silakan berbagi di kolom komentar.

Like this Article? Share it!

About The Author

Pria yang penuh dengan antusiasme, Memiliki energi lebih untuk selalu melakukan petualangan baru yang penuh tantangan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *