Capoeira: Olahraga Beladiri Asik Dari Brasil

Published On June 1, 2015 | By Proman5Jam | Knowledge, Sports

Tarian ini sedikit menyerupai gerakan breakdance, namun hanya menggunakan dan menitik beratkan pada bagian kaki. Dikembangkan oleh budak Afrika di Brasil pada tahun 1500an. Pada awalnya Capoeira hanya sebagai sistem bela diri tradisional yang dikembangan dan diiringi dengan musik Jogo (Bagian dalam tarian capoeira). Setelah berkembang, akhirnya Capoeira menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Dan UNESCO telah menobatkan Capoeira sebagai warisan budaya dunia yang menjadikan perkembangannya semakin pesat.

Di Indonesia sendiri, Capoeira telah menjelma menjadi komunitas. Banyak hal positif yang bisa diambil dari tarian yang sekaligus bisa dibilang sebagai olahraga ini, dari segi kesehatan sampai persendian otot khususnya bagian pinggang sampai kaki. Berdasarkan penelitian, latihan Capoeira dapat membakar lemak lebih cepat dibandingkan dengan aerobik atau fitness. Sekali mengikutinya, lemak yang bisa dibakar minimal 1500 kalori/jam nya. Kalau lebih serius, pembakaran kalori tersebut bisa sampai 4800kalori/jam.

Selain terlihat keren, Capoeira juga terbukti bisa meningkatkan kerja saraf motorik. Sehingga, reflek tubuh menjadi lebih terjaga. Tapi jangan lupa, sebelum melakukan latihan Capoeira, disarankan untuk pemanasan terlebih dahulu. Nggak mau kan kaki nantinya malah jadi kram?

Capoeira bisa dilakukan oleh siapa saja, nggak ada batasan umur. Lebih dari suatu seni beladiri, Capoeira juga merupakan suatu peristiwa sosial dengan tradisi dan sejarah. Salah satu hal yang membedakan dengan beladiri lain dalam permainan Capoeira adalah musik. Musik dan lirik lagu merupakan salah satu bagian penting dalam permainan capoeira atau jogo. Keriaan bersama capoeira itu hadir dalam bentuk olah tubuh, nyanyian, dan musik perkusi yang membawa suasana jadi gembira. Tanpa terasa, tubuh pun ikut bergoyang seolah terhipnotis irama perkusi. Dengan belajar capoeira, seseorang belajar bersikap terbuka, seperti orang Brasil yang dikenal ramah dan terbuka pada orang asing. Sikap malu dan tertutup bakal cepat luntur di sekitar lingkaran pelaku Capoeira. Irama perkusi, nyanyian, serta kegembiraan yang ada di sekitar lingkaran itu menyebar seperti api yang merambat cepat di antara daun dan ranting kering. Tanpa malu, semua orang dari segala jenis ukuran tubuh melakukan jurus-jurus capoeira yang indah.

Berlatih Capoeira juga bisa meningkatkan hubungan sosial, contohnya meningkatkan kepercayaan diri. Capoeira sangat baik untuk membangkitkan rasa bangga dan percaya diri untuk semua orang yang memainkannya. Bukan hanya merasa lebih kuat, tapi juga akan lebih berani ketika sudah merasa lebih nyaman di dalam jogo. Kepercayaan diri diraih karena merasa diri sendiri menjadi unik.

Sejauh perkembangan Capoeira di Indonesia sekarang ini banyak sekali grup-grup yang terlah bediri di Indonesia antara lain adalah:

Cordão De Ouro Capoeira (Contra Mestre Papa Léguas) — Capoeira Vadiar Indonesia
Escola de Capoeira N’golo Ia Muanda (Professor Marcelo)
Escola Cultural Zungu Capoeira (Professor Caca)
Senzala Capoeira (Mestre Gato) — Capoeira Brincandeira
Capoeira Luanda (Mestre Jelon – Mestre Itabora) — Quizumba Capoeira
Ginga Firme Capoeira (Mestre Marcao)
Argola De Ouro Capoeira (Mestre Ousado) — Capoeira Negaca
Sinhá Bahia Capoeira (Mestre Cicatriz)
Bantus Capoeira (Mestre Pintor)
Capoeira Jacobina Arte Indonesia (Mestre Pitbull) — Capoeira Amizade
Grupo Capoeira Brazil (Mestre Paolao Ceara)

Nah, sudah tertarik untuk mencobanya?

Like this Article? Share it!

About The Author

Pria yang penuh dengan antusiasme, Memiliki energi lebih untuk selalu melakukan petualangan baru yang penuh tantangan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *