Cara Mengatur Keuangan Menjelang Lebaran

Published On June 27, 2016 | By Proman5Jam | Knowledge

Ramadan sudah memasuki minggu ketiga, artinya lebaran akan segera hadir dalam hitungan jari. Seperti pada lebaran-lebaran sebelumnya, tentunya setiap orang ingin merayakan hari kemenangan ini dengan meriah setelah berjuang melawan lapar dan hawa nafsu selama sebulan penuh dengan berpuasa. Perayaan yang meriah ini ditandai dengan berbagai macam hal; seperti memperbaiki rumah, belanja pakaian, membeli gadget baru, atau menyiapkan banyak macam hidangan kue dan makanan khas lebaran.

Hanya saja pengeluaran untuk hal-hal tersebut seringkali tidak direncanakan dengan baik dan bahkan membuat tekor. Agar hal ini tidak terjadi, ada baiknya melakukan pengaturan keuangan yang benar-benar matang sebelum lebaran akhirnya tiba. Simak langkah-langkahnya berikut ini.

  1. Pisahkan Uang untuk Pengeluaran Rutin

Sebelum memulai berbelanja keperluan lebaran, pisah-pisahkan dulu uang yang dimiliki. Pisahkan uang untuk pengeluaran-pengeluaran bulanan rutin seperti untuk membayar tagihan listrik, air, sewa rumah atau kost, pulsa, dan yang terpenting uang untuk makan sebulan ke depan.

Jika uang-uang ini tercampur terkadang akan berefek kepada perasaan bahwa seseorang sedang memiliki uang dalam jumlah besar. Sehingga membuat seseorang lupa dan berbelanja keperluan lebaran yang berlebihan.

  1. Utamakan Membayar Angsuran dan Kredit Jika Ada

Setelah memisahkan uang-uang tersebut untuk pengeluaran rutin, selanjutnya adalah bayarkan kewajiban-kewajiban lainnya berupa angsuran atau kredit. Jika memiliki utang, akan sangat bijak apabila melunasi utang tersebut daripada dipakai untuk keperluan lebaran. Angsuran dan kredit juga jangan sampai tidak terbayarkan agar tidak menumpuk di bulan berikutnya. Karena jika angsuran atau kredit diabaikan, akan menimbulkan snowball effect dengan adanya denda. Juga terancam didatangi oleh debt collector.

  1. Sisihkan Tunjangan Hari Raya

Jika beranggapan bahwa uang yang perlu disisihkan hanya uang bulanan sedangkan THR bebas untuk dihabiskan, ini adalah pemikiran yang keliru. Ada baiknya THR yang didapat dibelanjakan hanya sebesar 50% saja, sedangkan sisanya disimpan untuk sampai hari lebaran tiba.

Banyak kejadian tidak terduga yang bisa saja terjadi di hari lebaran. Maka akan sangat baik jika seseorang memiliki dana antisipasi yang didapat dari THR ini. Selain itu biasanya di hari lebaran akan membagi-bagi uang kepada anak-anak atau para keponakan, bukan?

  1. Hindari Pusat Perbelanjaan

Pusat perbelanjaan di periode menjelang lebaran sangat penuh dengan godaan. Banyak sekali barang-barang yang didiskon sehingga membuat seseorang tidak tahan untuk berbelanja. Jika sudah lupa diri berbelanja, apalagi saat ada midnight sale, biasanya seseorang bisa kehabisan uangnya bahkan sebelum lebaran tiba.

Belanja pakaian baru tidak selalu harus saat lebaran. Maka jika berniat ingin berbelanja, sebaiknya dilakukan jauh sebelum lebaran atau Ramadan tiba. Agar uang yang dimiliki di bulan Ramadan tidak habis untuk berbelanja, sehingga bisa menyiapkan berbagai macam keperluan lebaran yang lebih penting.

Jika punya tips lain dalam mengelola keuangan menjelang lebaran, silakan dituliskan di kolom komentar artikel ini. Keuangan sehat, maka kebahagiaan dalam merayakan hari kemenangan juga jadi extra lama.

 

 

Like this Article? Share it!

About The Author

Pria yang penuh dengan antusiasme, Memiliki energi lebih untuk selalu melakukan petualangan baru yang penuh tantangan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *