Cara Menghemat Baterai Smartphone

Published On January 24, 2014 | By Proman5Jam | Gadget

Mengecek persentase baterai di status bar sudah menjadi rutinitas para pengguna smartphone. Memang nggak semua smartphone canggih dibekali dengan baterai berkapasitas 4000 mAh. Tapi, untungnya ada banyak cara untuk menghemat baterai smartphone. Caranya juga mudah dan bisa diterapkan untuk semua jenis smartphone, tanpa terkecuali.

Redupkan layar atau gunakan fitur otomatis
Semakin terang layarnya, maka semakin cepat baterainya habis. Jadi, atur level kecerahan layar smartphone serendah mungkin, selama tulisan dan gambarnya masih terlihat jelas. Kalau nggak mau repot, nyalakan saja fitur otomatis yang bisa menerangkan atau meredupkan layar sesuai dengan perubahan cahaya sekitar.

Keep calm and stay cool
Panas serta suhu tinggi adalah salah satu musuh utama baterai smartphone. Oleh karena itu, jangan pernah menaruh smartphone di meja atau apapun yang terkena sinar matahari, apalagi kalau sampai meninggalkannya di dalam mobil yang diparkir di tempat tanpa atap dan ter-expose matahari terik. Intinya, baterai smartphone akan lebih awet bila berada di tempat bersuhu sejuk.

Jangan tunggu sampai habis
Tunggu sampai benar-benar habis lalu charge sampai penuh. Masih ada beberapa orang yang menggunakan metode tersebut. Ada juga mitos yang mengatakan kalau smartphone tidak boleh terlalu sering di-charge, karena bisa memperpendek umur baterai. Faktanya, men-charge baterai berkali-kali nggak akan mempengaruhi umur baterai lithium-ion. Malah, banyak gadget geek yang menyarankan untuk men-charge baterai beberapa kali daripada menunggunya sampai benar-benar habis.

Matikan fitur yang tidak diperlukan
Bluetooth, GPS dan Wi-Fi. Ketiganya memang sangat berguna. But not all the time. Coba pikir, apa gunanya Wi-Fi kalau nggak ada hotspot yang available? Untuk apa juga menyalakan GPS kalau nggak sedang nyari jalan? Kesimpulannya, kalau nggak digunakan, ya matikan saja. Kenapa? Karena smartphone nggak akan pernah berhenti mencari sinyal, sehingga energi baterai akan terus terpakai dan terbuang percuma.

Cek email sendiri
Push email memang sangat membantu, terutama kalau sedang berada di luar kantor. Tapi, kalau sedang nggak diteror deadline dan ingin menghemat baterai, lebih baik atur setting email update ke manual. Memang ada resikonya, yaitu harus rajin mengecek email setiap jam. Tapi, yang penting, baterai nggak akan terpakai terus-terusan.

Tutup aplikasi yang tidak dibutuhkan
Berbeda dengan komputer dan laptop, smartphone nggak punya kemampuan untuk membuka beberapa aplikasi atau fitur dalam waktu yang bersamaan. Selain memperlambat kinerja, hal itu juga menjadi salah satu penyebab baterai cepat habis. Jadi, tutup semua aplikasi yang nggak dibutuhkan.

Aktifkan Airplane Mode
Pasti ada saja beberapa daerah yang minim sinyal, bahkan di kota modern seperti Jakarta. Daripada repot mengatur setting sinyal GSM, Wi-Fi, atau radio, aktifkan saja Airplane Mode. Dalam sekejap, semua sinyal yang ada di smartphone akan mati secara bersamaan. Nggak bisa menelepon atau menerima SMS dan email itu sudah pasti, tapi ini merupakan satu cara yang paling ampuh kalau baterai smartphone mulai menipis.

Dengan menerapkan cara-cara di atas, nggak ada lagi yang namanya repot mencari stop kontak atau panik karena lupa membawa charger atau powerbank, kan?

Like this Article? Share it!

About The Author

Pria yang penuh dengan antusiasme, Memiliki energi lebih untuk selalu melakukan petualangan baru yang penuh tantangan!

One Response to Cara Menghemat Baterai Smartphone

  1. Uluq Taj says:

    mantab tips, ada bbrp yg udah aku coba, thanks ? @_ULuQ_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *