Hal yang perlu diketahui Bikers: Ban Tube dan Tubeless

Published On September 9, 2014 | By Proman5Jam | Knowledge

Kalau saat ini adalah waktunya buat kendaraan kesayangan ganti ban, tahan dulu! Sebaiknya kenali dulu apa bedanya jenis ban tube (dengan ban dalam) dan ban tubeless.

Sebenarnya, pertama kali ban yang banyak dipakai hingga saat ini ditemukan secara nggak sengaja oleh John Boyd Dunlop, seorang dokter hewan asal Skotlandia. Ban dalam berisi angin atau istilahnya Ban Pnumatic terinspirasi ketiga putra John Boyd Dunlop mengeluh sering sakit kepala saat naik sepeda karena guncangan.

Seiring berjalannya waktu ban mengalami perkembangan dan P.W. Litchfield berhasil mengembangkan penemuan ban menjadi ban yang enggak memerlukan ban dalam atau ban tubeless pada tahun 1903 hingga akhirnya ban tubeless mulai diproduksi massal pada tahun 1954, di Indonesia ban tubeless sendiri baru diperkenalkan pada tahun 1990.

Sebenarnya memakai jenis ban tube (dengan ban dalam) atau ban tubeless sama saja, tergantung dari kendaraannya sendiri. Jadi, saat memilih ban untuk kendaraan apalagi motor, cobalah untuk melihat pelek bahkan spesifikasinya. Berikut ini beberapa perbedaan ban tube dengan ban tubeless:

  • Secara fisik, bentuk ban tube terlihat lebih kotak, sedangkan ban tubeless lebih bulat.
  • Apabila ditekan, ban tubeless lebih keras dibanding ban tube karena struktur karetnya lebih tebal dan padat
  • Umur penggunaan ban tube lebih lama dibantingkan dengan ban tubeless
  • Ban tubeless hanya bisa dipasangkan untuk pelek racing dan ban tube hanya bisa dipasang di pelek jari-jari.
  • Ban tubeless lebih cocok digunakan di jalanan perkotaan yang mulus. Karena, untuk bermanuver atau menikung dengan kecepatan tinggi lebih stabil dan nyaman. Sedangkan ban
  • tube lebih cocok untuk jalan padat dan macet karena lebih nyaman saat menyalip.
  • Bobot ban tubeless akan jauh mengurangi performa kendaraan, makanya ban tubeless banyak digunakan di motor sport dengan tenaga besar.
  • Harga ban tubeless lebih mahal dari pada ban tube, paling nggak 30%-50%
  • Terakhir untuk urusan bocor, ban tubeless lebih tahan bocor karena struktur ban dibuat lebih tebal dan permukaan dalam ban tubeless juga dilapisi dengan permeabilitas tahan panas.

Nah, bagaimana cukup jelas bedanya? Jadi pilih yang mana, ban tube atau tubeless?.

Like this Article? Share it!

About The Author

Pria yang penuh dengan antusiasme, Memiliki energi lebih untuk selalu melakukan petualangan baru yang penuh tantangan!

One Response to Hal yang perlu diketahui Bikers: Ban Tube dan Tubeless

  1. Uluq Taj says:

    thanks infonya, mantab Man ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *