Mengatasi Derita Insomnia yang Mengubah Hidup

Published On December 18, 2017 | By Proman5Jam | Editor's Picks, Health

Banyak orang menderita insomnia dan membuat hidupnya menjadi kacau. Sebenarnya apa yang terjadi? Ternyata salah satunya adalah paparan lampu di malam hari. Banyak penelitian telah menghubungkan paparan cahaya pada larut malam terhadap beberapa hal yang benar-benar tidak menyenangkan, seperti obesitas, kanker payudara, kanker prostat, diabetes, penyakit jantung, dan banyak lagi. Paparan spektrum cahaya biru diketahui dapat menekan produksi melatonin hingga 4 jam yang bisa mengganggu tidur. Lebih buruk lagi, tidak perlu banyak cahaya untuk bisa menyebabkan efeknya.

Apa yang harus dilakukan di malam hari?

Di bawah ini ada cara sederhana yang bisa dicontoh saat hendak istirahat di malam hari, seperti:

  • Matikan lampu terang sebelum tidur
  • Berhenti menggunakan lampu neon kompak (bola lampu keriting) karena mereka mengeluarkan spektrum biru yang tidak sehat dan menyebabkan ketegangan mata.
  • Beralih ke ambar atau lampu bercahaya merah, yang tidak memiliki spektrum biru
  • Kenakan kacamata berwarna oranye atau penutup mata
  • Berhenti menatap layar terang selama dua jam plus sebelum tidur
  • Bebaskan area tidur dengan / mematikan semua gadget

Menggunakan Cahaya Untuk Kulit yang Lebih Baik

Ternyata cahaya dalam spektrum merah memicu peningkatan kolagen sintesis. Lebih banyak kolagen di kulit berarti lebih sedikit keriput dan kulit lebih sehat. Karena lampu merah juga tidak memiliki spektrum biru, cobalah menggunakan lampu merah di malam hari bila nyaman. Kabar baik lagi, lampu merah memicu pembangkit listrik seluler yang disebut mitokondria untuk bekerja lebih baik melalui sesuatu yang disebut rantai transportasi mitokondria. Bila energi seluler lebih tinggi, seseorang dapat tidur lebih nyenyak dan memiliki lebih banyak energi di siang hari.

Apa yang harus dilakukan di pagi hari?

Di pagi hari, beri tahu tubuh bahwa hari sudah menjelang. Maka cobalah untuk menyalakan lampu halogen dan biarkan tubuh bangun dan terjaga untuk memulai aktivitas.  Lampu halogen sangat mirip dengan sinar matahari alami, meski lampu tersebut bukan lampu “spektrum penuh”.

Apa yang harus dilakukan di siang hari?

Tubuh bisa menjadi bingung saat berada di gedung perkantoran di bawah lampu neon yang sepertinya mengeluarkan lebih sedikit cahaya. Hal ini menyebabkan mata mendeteksi bahwa ada cukup cahaya, tapi otak mengatakan sebaliknya. Hasilnya adalah ketegangan mata dan Anda terganggu.

Cara yang bagus untuk mencegah kantuk di siang hari dan menjaga ritme sirkadian tetap utuh adalah berjalan-jalan di luar kantor di bawah sinar matahari terang saat makan siang atau – jika Anda tidak bisa – memasang lampu halogen di tempat kerja Anda. Saat mulai gelap di luar, gunakan lampu watt yang lebih rendah, jadi tubuh Anda mendapat sinyal tidak lagi di tengah hari. Minum Proman Energenesis karena kandungan multi-ginsengnya dapat memberikan asupan tenaga extra lama untuk menunjang aktivitas di siang hari.

Ayam Jantan vs Burung Hantu

Ritme sirkadian bekerja rata-rata 24 jam dan 15 menit. Tetapi jika seseorang adalah burung hantu (yang masih terjaga di malam hari) maka berisiko memiliki ritme sirkadian lebih pendek dan itu artinya seseorang perlu menyesuaikan diri menggunakan cahaya untuk memperkecil energi. Menggunakan lampu putih terang atau biru di pagi hari akan menggeser waktu bangun menjadi lebih awal hingga bisa berlomba dengan ayam jantan. Tetapi jika menggunakannya di malam hari, tentunya akan menggeser waktu tidur menjadi lebih larut.

Sedangkan lampu merah di malam hari membuat kamar menjadi lebih berwarna, sekaligus tidur lebih lama dan lebih baik.

Bagaimana dengan Anda, para pembaca Proman5Jam? Apakah kualitas tidur Anda sudah benar? Silakan berbagi di kolom komentar, apa yang Anda lakukan terhadap lampu kamar menjelang tidur atau bangun pagi?

Like this Article? Share it!

About The Author

Pria yang penuh dengan antusiasme, Memiliki energi lebih untuk selalu melakukan petualangan baru yang penuh tantangan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *