Nggak mau Cedera? Lakukan Pemanasan!

Published On January 7, 2014 | By Proman5Jam | Sports

Olahraga yang sering terkena kontak fisik kaya sepak bola, memang olahraga yang paling gampang buat resiko cedera mampir ke tubuh.

Hampir sebagian besar pria pasti sudah pernah bermain olahraga sepak bola, tetapi apapun olahraganya yang namanya cedera pastinya akan tetap menghantui, apalagi sepak bola. Kalo menurut artinya, cedera itu berarti kerusakan pada struktur atau fungsi tubuh yang dikarenakan adanya paksaan, tekanan fisik maupun kimiawi.

Nah, salah satu penyebab cedera adalah kurangnya pemanasan dan peregangan sebelum turun ke lapangan dan tidak adanya perlindungan. Maka dari itu sangat disarankan buat pemanasan sekitar 15 menit sebelum bermain bola, jadi otot dan jantung sudah siap.

Namun yang jelas, buat catatan mari mengenal 5 jenis cedera yang umum terjadi dan kerap dialami para pemain sepak bola, yaitu:

  1. Keseleo (Sprains)
    Area kaki seperti pergelangan, kaki bagian bawah hingga lutut adalah bagian yang kerap terkena cedera. Apalagi bagian pergelangan dan medial collateral ligament (semacam pengikat sendi tulang). Nah, gak ada salahnya kan melakukan peregangan dan pemanasan dulu sebelum mulai main bola.
  2. Otot Tertarik atau Kram (Strains)
    Bayangkan jika saat sedang fokus membawa bola untuk mencetak gol tiba-tiba harus berhenti karena otot kram, selin meringis karena menahan sakit, rasa kesal juga pastinya mampir. Satu hal yang harus dicatat, kram terjadi karena otot tertarik pada arah yang salah, adanya kontraksi otot yang berlebihan atau karena otot belum siap. Biasanya kram/strains sering terjadi pada otot kunci paha (groin muscles), otot paha bagian bawah (hamstrings), dan otot quadriceps, bahkan kram pada otot betis. Jadi, lagi-lagi pemanasan dan peregangan sangat dibutuhkan terutama pada bagian otot-otot tersebut.
  3. Patah atau Retak Tulang (Fractures)
    Kontak fisik seperti benturan yang kerap dialami oleh pemain bola membuat cedera ini juga banyak terjadi. Cedera ini selain dapat membuat absen lama bermain bola juga bisa bikin pemain pensiun dini. Cedera patah atau retak tulang bukan hanya terjadi pada bagian kaki tetapi mungkin juga terjadi pada bagian atas tubuh. Untuk menghindari cedera macam ini, peranan pelindung sangat dianjurkan karena berguna buat meminimalisir cedera tersebut.
  4. Cedera Pada Lutut (Knee Injuries)
    Sobek bahkan putus pada jaringan disekitar lutut ini pun juga jadi hal yang harus diperhitungkan. Bahasa “kerennya” sih cedera pada medial collateral ligament, meniscus, dan anterior cruciate ligament. Maka, untuk mengurangi resiko ini gunakan sepatu yang tepat bro, lihat kondisi lapangan dan juga butuh latihan kekuatan.
  5. Cedera Pada Kepala (Head Injury)
    Saat terjadi tendangan pojok bagian kepala kerap kali digunakan sebagai senjata ampuh untuk mencetak gol. Namun, benturan bagian ini juga kerap kali terjadi, jadi ada kemungkinan bagian kepala kita juga bisa mengalami cedera seperti sobek/luka, patah hidung hingga retak tengkorak hingga geger otak. Jadi, tipsnya lebih berhati-hati saat ingin menyundul bola untuk mengurangi resiko tersebut.

Like this Article? Share it!

About The Author

Pria yang penuh dengan antusiasme, Memiliki energi lebih untuk selalu melakukan petualangan baru yang penuh tantangan!