Seputar Masalah pada Skuter Klasik dan Cara Menyelesaikannya

Published On May 19, 2015 | By Proman5Jam | Knowledge

Sebagian orang masih menganggap skuter klasik nggak hanya sekedar kendaraan unik, tapi juga banyak penggemarnya yang mengaku kalau skuter sudah menjadi bagian dari hidupnya.

Biarpun banyak tipe dan edisi terbaru, tenyata model klasik masih tetap melekat di hati para penggemarnya. Satu hal yang paling menonjol dari para pecinta skuter yakni solidaritas yang tinggi ketika di jalan, saling menyapa dan sering menolong jika pengendara skuter lain mengalami masalah di jalan.

Bicara tentang skuter Klasik, banyak masalah yang masih menghantui bagi para pemiliknya. Nggak heran, kalau motor ini akrab dengan yang namanya mogok. Apalagi kalau pemiliknya nggak cekatan untuk melakukan perawatan rutin. Lantas apa saja perawatan yang harus dilakukan agar skuter Klasik kesayangan nggak gampang mogok?

Karburator
Seperti motor lainnya, motor yang menggunakan sistem karburator terkadang ada beberapa komponen yang harus selalu dicek dan dibersihkan, yaitu pada jarum (Main Z dan Slow Z) dan pada bagian lain disekitar karburator. Tujuannya, supaya masukan hasil campuran bahan bakar dari karburator ke ruang bakar lancar dan laju motor nggak tersendat-sendat.

Busi
Busi sering kali menjadi pemicu motor mogok. Pada motor dua-tak seperti skuter klasik ini, pemeriksaan busi jangan sampai terlewat. Karena busi pada skuter klasik cepat mati, menyebabkan penggunanya harus mengganti busi tersebut. Tapi kalau hanya berkerak, busi masih bisa dibersihkan dengan bensin dan ampelas, dan jangan terlupa bagian kepala busi yang bisa dibersihkan dengan jarum kecil atau kawat. Biasanya, hal ini bermasalah pada pemilihan oli samping yang kurang tepat.

Kabel Persneling
Para pemilik Skuter Klasik pasti sering mengalami masalah ini. Disaat kabel persneling terasa keras atau susah pada saat melakukan oper gigi dan nggak jarang juga terselip, bisa dipastikan kalau kabel tersebut bermasalah. Disaat terjadi seperti itu, segera cek kabelnya. Biasanya masalah timbul akibat kabel yang longgar dan bisa diatasi dengan cara ‘menyetelnya’.

Stut Kopling
Perangkat yang satu ini juga butuh perhatian khusus. Karena, kopling merupakan hal yang sangat penting, apalagi bagi skuter klasik. Biasanya bagian kopling cepat aus di bagian stutnya. Biasanya, stut kopling yang dimiliki penggila skuter klasik berbentuk bulat pipih dan terbuat dari bahan kuningan biasa, bukan originalnya. Jadi, sangat dianjurkan untuk membeli stut kopling skuter klasik yang asli, agar nggak gampang bermasalah.

Pengapian
Terkadang skuter klasik jadi mudah mati, karena masalah pengapian yang nggak maksimal. Untuk memperbaiki hal tersebut, sebaiknya cek dulu koil, kondensor, dan platina. Biasanya, koil jarang rusak kalau menggunakan yang asli. Jadi kalau memekai versi bajakan, bisa jadi ini merupakan akar dari masalahnya. Kalau nggak, mungkin juga masalah terletak pada kondensornya yang rusak. Untuk mendeteksinya, kondensor rusak biasanya menyebabkan mesin menjadi tersendat-sendat. Tapi balik lagi, kalau kondisi kondensor baik-baik saja, mungkin masalahnya ada pada platina. Jarak ideal platina adalah 0.5 milimeter. Disaat jaraknya terlalu dekat, bisa menyebabkan mesin ‘terbatuk-batuk’. Dan sebaliknya, kalau terlalu dekat sekalipun, percikan api nggak bisa berjalan dengan maksimal.

Itu tadi beberapa masalah dan cara mengatasinya pada skuter klasik. Semoga dapat membantu para penggemarnya.

Like this Article? Share it!

About The Author

Pria yang penuh dengan antusiasme, Memiliki energi lebih untuk selalu melakukan petualangan baru yang penuh tantangan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *