The Past, Present, and Future of Batman Movies

Published On January 7, 2014 | By Proman5Jam | Movies

Dari semua tokoh DC Comics yang ada, bisa jadi Batman adalah superhero yang paling legendaris di dunia perfilman. Coba saja klik IMDb atau Wikipedia kemudian hitung berapa banyak jumlah serial TV dan film Batman yang pernah dibuat. Jumlahnya boleh lebih banyak, tapi sayangnya nggak semua film Batman sukses di pasaran. Memang ada beberapa film Batman yang saking kerennya sampai membuat orang-orang rela nonton berkali-kali di bioskop atau di TV. Ada juga yang saking jeleknya sampai menjadi bahan ledekan para penonton dan kritikus film. Ini dia cerita di balik film-film Batman.

The Very First Batman
Penggarapan film Batman yang pertama menghabiskan waktu 10 tahun dan memperkaryakan 9 penulis naskah. Untungnya, semua perjuangan Tim Burton membuahkan hasil, yaitu dinobatkan sebagai salah satu film terlaris pada tahun 1989. Oh, dan jangan lupa. Sampai sekarang, film Batman yang satu ini masih disebut-sebut sebagai one of the best Batman movies ever. Kemampuan Tim Burton sebagai sutradara memang nggak bisa diragukan lagi, tapi kalau bukan karena akting Michael Keaton dan Jack Nicholson yang brilian, mungkin film ini nggak akan sesukses itu.

The Return of Tim Burton and Michael Keaton
Pada tahun 1992, Tim Burton dan Michael Keaton kembali ke kota Gotham dengan film Batman Returns. Di film yang kedua ini, musuh utamanya bukan lagi The Joker, tetapi digantikan dengan Penguin (Danny Devito) dan Catwoman (Michelle Pfeiffer).

Banyak penonton dan kritikus film yang kecewa, karena Tim Burton terlalu menggembar-gemborkan ciri khasnya yang dark, gothic dan quirky. Bruce Wayne dan Batman memang sebuah tokoh fiktif, tapi dia bukan karakter dari cerita fantasi seperti Alice in Wonderland atau Beetlejuice. Walaupun diprotes sana-sini, banyak penonton yang nggak bisa melupakan scene Penguin menggigit hidung seorang laki-laki. Unforgettable.

Everything Has Changed
Setelah Tim Burton dan Warner Bros memutuskan untuk “bercerai”, semuanya berubah drastis. Warner Bros memilih Joel Schumacher sebagai sutradara untuk Batman Forever. Michael Keaton diganti dengan aktor yang lebih muda, yaitu Val Kilmer. Ada juga beberapa aktor dan aktris yang terkenal, seperti Chris O’Donnel sebagai Robin, Tommy Lee Jones sebagai Two-Face, Jim Carey sebagai The Riddler, dan Nicole Kidman sebagai Dr. Chase Meridian.

Ternyata parade selebriti yang sedang naik daun itu nggak terlalu membantu. Buktinya, Batman Forever gagal meraih kesuksesan seperti dua film Batman sebelumnya. Bisa dibilang, film ini cukup menghibur. Nggak jelek, tapi nggak bagus banget juga.

The Phantom Menace of the Batman Franchise
Batman and Robin adalah film Batman yang luar biasa. Luar biasa gagalnya. Penyebabnya? Salah satunya adalah jumlah tokoh yang terlalu banyak, otomatis porsi ceritanya pun menjadi terbagi-bagi. Selain itu, karakter Batman yang diperankan oleh George Clooney juga melenceng dari yang seharusnya. Keberadaan Arnold Schwarzenegger sebagai Mr. Freeze, Uma Thurman sebagai Poison Ivy, dan Alicia Silverstone sebagai Bat Girl, menjadi sesuatu yang sia-sia di film berdurasi 125 menit ini.

The Great Christopher Nolan
Setelah kegagalan Batman and Robin, Batman mulai kehilangan penggemarnya. Nggak sedikit yang berpikir bahwa Batman and Robin adalah film Batman yang terakhir. Setelah beberapa tahun berlalu, akhirnya Christopher Nolan hadir dengan film Batman perdananya, yaitu Batman Begins. Dia berhasil mengubah image film Batman menjadi lebih realistis dan manusiawi. Sebuah perubahan yang besar memang, tapi berkat sutradara ini, Batman kembali Berjaya.

Bukan cuma Christopher Nolan yang mendapat pujian dari para penonton dan kritikus film, tetapi juga para pemainnya, yaitu Christian Bale yang berperan sebagai Bruce Wayne sekaligus Batman, Liam Neeson sebagai Ra’s al Ghul, Gary Oldman sebagai Jim Gordon , Morgan Freeman sebagai Lucius Fox, dan Michael Caine sebagai Alfred Pennyworth.

“Let’s put a smile on that face!”
Fans film Batman mana yang nggak excited melihat ending Batman Begins yang bikin penasaran. Yep, seperti yang diharapkan oleh semua orang, Christopher Nolan mempertemukan Batman dengan The Joker di film The Dark Knight. Berbeda dengan Jack Nicholson yang berhasil memerankan The Joker versi komik dengan sempurna, Heath Ledger malah membawa karakter The Joker ke level yang lebih tinggi lagi.

Bukan cuma akting Heath Ledger yang membuat banyak orang tergila-gila dengan The Dark Knight, tetapi juga alur cerita yang menarik untuk diikuti dari awal sampai akhir, dialog yang nggak cemen dan memorable, visual yang mengagumkan, adegan action yang menegangkan, dan yang terakhir adalah kecanggihan batmobile sekaligus batpod. Kesimpulannya, The Dark Knight adalah perpaduan sempurna antara entertainment dan art.

The Dark Knight vs The Dark Knight Rises
Setelah dunia kehilangan Heath Ledger, tokoh The Joker terpaksa digantikan oleh Bane yang diperankan oleh Tom Hardy. Bane adalah seorang tentara bayaran yang mengandalkan kekuatan otot dan senjata. Ceritanya sendiri berpusat pada aksi terorisme yang dilakukan oleh Bane dan pasukannya.

Christopher Nolan juga membawa Catwoman ke dalam cerita, tetapi dengan interpretasi yang berbeda. Catwoman yang dimainkan oleh Anne Hathaway bukanlah seorang perempuan dengan sembilan nyawa seperti yang diceritakan di komik, melainkan seorang pencuri profesional yang misterius.

Kalau dibandingkan, The Dark Knight Rises memang terasa lebih serius, berat dan rumit dari The Dark Knight. Tapi, semua itu terbayar dengan akting Tom Hardy dan Christian Bale, kecantikan Marion Cotillard, dan efek visual yang keren.

Sayangnya, Christopher Nolan nggak berencana untuk melanjutkan franchise film Batman. Begitu juga dengan Christian Bale yang sudah nggak berminat lagi untuk memakai topeng dan kostum Batman. Lantas, bagaimana nasib Batman di dunia perfilman? Yang jelas, Ben Affleck sudah terpilih menjadi Batman di film Batman vs, Superman yang akan dirilis tahun 2015 nanti.

Like this Article? Share it!

About The Author

Pria yang penuh dengan antusiasme, Memiliki energi lebih untuk selalu melakukan petualangan baru yang penuh tantangan!

One Response to The Past, Present, and Future of Batman Movies

  1. Uluq Taj says:

    hampir semua film Batman selalu mengecewakan, lebih suka versi komik atau kartunnya, tp yg keren itu ya pas Joker diperanin Heath Ledger

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *