Tip dan Trik Ritual Mencuci Baju Bagi Pria

Published On December 25, 2017 | By Proman5Jam | Editor's Picks, Knowledge

Kebanyakan orang dewasa ternyata masih salah dalam mencuci bajunya sendiri. Bahkan juga dilakukan oleh orang yang dinilai cukup apik dan memerhatikan penampilannya. Padahal, ritual mencuci baju termasuk hal penting untuk menjaga keawetan pakaian itu sendiri.

Banyak orang berpikir, semua bahan pakaian bisa disatukan saat perendaman, pencucian, penjemuran, hingga disetrika. Itu sebabnya, mereka menggerutu ketika baju atau celana favoritnya menjadi rusak. Apalagi jika dikerjakan oleh orang lain yang tidak apik.

Sedikit tip dan trik di bawah ini untuk para pembaca Proman5Jam agar semua pakaian di lemari tetap berwarna cemerlang dan serat kainnya tidak rusak.

Seberapa Sering Mencuci Pakaian?

Pakaian olahraga

Jika porsi latihan termasuk intens (misalnya, benar-benar berkeringat) maka kaus kaki katun, celana / celana pendek, dan kaos harus dicuci langsung setelah digunakan karena telah menyerap keringat. Ditambah dengan minyak dan sel kulit mati yang menumpuk dalam keringat. Jika latihan tidak terlalu intens dan tidak banyak berkeringat atau mengenakan jenis kain yang dirancang khusus, tentu masih bisa menggunakan dua kali sebelum dicuci.

Celana dan Sweater

Kecuali bila ada noda atau situasi yang tidak menentu seperti terkena hujan, celana dan sweater bisa dipakai dua sampai tiga kali sebelum dicuci.

Jeans

Jeans ini memang dirancang untuk dipakai beberapa kali, jadi sudah pasti banyak orang yang mengenakan jeans lima sampai tujuh kali sebelum dicuci.

Pakaian atas dan T-Shirt

Jika kaos katun, kaus, atau kemeja kasual dikenakan tanpa terkena noda, silakan memakainya beberapa kali sebelum mencuci.

Tip Pro: Menggunakan semprotan pelicin dan pewangi untuk pakaian, seprai, dan handuk adalah cara terbaik untuk menjaga barang tetap segar di antara waktu mencuci berikutnya.

Menyortir Cucian

Sebelum mencuci pakaian di mesin cuci, luangkan beberapa menit untuk membaca simbol cucian untuk menentukan pengaturan yang tepat untuk mencuci pakaian lalu mengurutkannya. Urutkan pakaian dengan warna dan, secara umum, jaga agar barang gelap, kain berwarna cerah, hitam, dan putih dalam kelompok terpisah untuk menghindari warna mudah luntur ke kain yang lebih ringan atau halus. Hindari mencuci barang berwarna gelap dan berwarna cerah dengan bahan kain putih, karena warna putih bisa berubah merah muda karena terkena luntur.

Hitam dan Gelap

Kelompokkan pakaian hitam dan gelap seperti kaus, kaos, celana, dan jeans bersama-sama dan cuci dengan suhu dingin untuk mencegah kepudaran. Cucilah dengan siklus mencuci terpendek untuk menjaga warna.

Cuci pada siklus hangat atau dingin tapi jangan pernah dengan suhu panas. Hangat lebih disukai jika barang lebih kotor (misalnya pakaian olahraga), sementara suhu dingin akan membantu menjaga ketajaman warna. Perendaman pakaian gelap sebelum mencuci dengan dingin adalah pilihan lain untuk barang yang lebih kotor.

Warna cerah

Jaga pakaian berwarna cerah bersama seperti merah, ungu, dan celana jeans baru (pewarna nila yang digunakan pada celana jeans terkenal karena pelunturan saat beberapa kali pencucian pertama) perlu dijauhkan dari barang ringan atau putih. Cuci warna-warna cerah pada suhu dingin untuk mempertahankan kecerahan. Suhu hangat tidak apa-apa saat mencuci pakaian dengan lebih banyak kotoran.

Warna Putih

Untuk memastikan pakaian dan bahan kain putih tetap cemerlang dan, tentu saja, putih, satukan mereka bersama-sama dan cuci dengan suhu hangat. Seprai putih, handuk, dan kulit putih kotor harus dicuci dengan suhu panas.

Catatan tentang air panas: sprai, handuk, pakaian dalam yang sangat kotor atau pakaian pribadi, harus dicuci dengan panas. Tapi untuk kebanyakan barang lainnya, air panas tidak dianjurkan karena akan menyebabkan warna memudar, menyusut, dan bahkan bisa merusak jenis kain tertentu.

Pedoman Umum Mencuci Berdasarkan Jenis Kain

Kapas

Gunakan air hangat saja, karena air panas atau panas kering akan membantu meluruhkan noda. Perendaman dalam campuran air pemutih encer akan bekerja dengan baik pada kapas putih, namun gunakan penghilang noda komersial, deterjen ringan, atau cuka untuk kapas non-putih.

Sintetis

Sintetis adalah bahan yang cukup kokoh, namun tetap jaga dengan tidak menggosok terlalu keras untuk mempertahankan warna, pilih menggunakan deterjen ringan dan penghilang noda komersial.

Sutra

Sutra adalah kain yang halus, jadi hindari perlakuan yang terlalu keras dan cucilah menggunakan tangan dengan air sabun yang sejuk, dengan lembut menggosok noda.

Wol

Wol mudah rusak, jadi gunakan hanya air segar dan produk komersial yang dianggap wol-safe. Pembersih profesional adalah pilihan terbaik Anda untuk merawat noda wol yang membandel.

Bagaimana dengan cara mencuci pembaca setia Proman5Jam? Apakah ada trik khusus yang bisa dibagikan kepada pembaca lain?

 

Like this Article? Share it!

About The Author

Pria yang penuh dengan antusiasme, Memiliki energi lebih untuk selalu melakukan petualangan baru yang penuh tantangan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *